Selasa, 06 September 2016

CARA CEPAT MENGHITUNG BILANGAN OKSIDASI (BILOKS)

Bilangan oksidasi (biloks) adalah bilangan yang menunjukkan keadaan elektronik suatu atom, ion atau molekul kekurangan atau kelebihan elektron. Apabila atom, ion atau molekul kekurangan elektron maka biloksnya akan bernilai positif. Sebaliknya jika atom, ion atau molekul tersebut kelebihan elektron maka biloksnya akan bernilai negatif. Sebagai contoh ion Ca2+ memiliki biloks +2, hal ini berarti ion tersebut kekurangan 2 elektron.
Aturan bilangan oksidasi:
1. bilangan oksidasi dari semua unsur bebas adalah nol
2. bilangan oksidasi dari semua ion monoatomik sederhana setara dengan muatan pada ionnya
3. bilangan oksidasi dari fluorin (F) dalam senyawanya adalah -1
4. bilangan oksidasi hidrogen (H) dalam senyawanya adalah +1
5. bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawanya adalah -2
6. bilangan oksidasi golongan IA adalah +1, bilangan oksidasi golongan IIA adalah +2, dan bilangan oksidasi Al adalah +3
7. jumlah total bilangan oksidasi dari molekul atau ion poliatomik harus sama dengan muatan            partikelnya
8. pada senyawa ionik biner, nonlogam memiliki bilangan oksidasi sesuai dengan muatan anionnya
jika ada aturan yang berselisih, utamakan aturan yang lebih atas dan abaikan aturan yang lebih bawah.
Contoh 1:
Tentukan bilangan oksidasi Fe dalam Fe2O3.
Jawab:
molekul Fe2O3 tidak memiliki muatan sehingga biloks total Fe2O3 adalah 0, maka:
2 x biloks Fe + 3 x biloks O = 0
2 x biloks Fe + 3 x (-2) = 0
2 x biloks Fe -6 = 0
2 x biloks Fe = +6
biloks Fe = +3
Contoh 2:
Tentukan bilangan oksidasi S dalam SO42-.
Jawab:
molekul SO42- memiliki muatan -2 sehingga biloks total SO42- adalah -2, maka: 
Biloks S + 4 x biloks O = -2
Biloks S + 4 x (-2) = -2
Biloks S - 8 = -2
Biloks S = -2 + 8 = +6
Contoh 3:
Tentukan bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4.
Jawab:
molekul KMnO4 tidak memiliki muatan sehingga biloks total KMnO4 adalah 0, maka:
biloks K + biloks Mn + 4 x biloks O = 0
+1 + biloks Mn + 4 x (-2) = 0
+1 + biloks Mn -8 = 0
biloks Mn - 7 = 0
biloks Mn = +7
Langkah-langkah menentukan biloks dengan cara yang sudah dijelaskan di atas membutuhkan penyelesaian (mencakar) di atas kertas. Di bawah ini saya akan memaparkan cara menentukan biloks dengan metode mencongak (tanpa mencakar di atas kertas).
Contoh 1:
Tentukan bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4.
Jawab:
sebelum menjawab soal di atas, kita harus sudah lebih dulu mengetahui 8 aturan penentuan biloks dan menguasai perkalian 1-9 dengan cepat. Sekarang perhatikan penjelasan di bawah ini.
Setiap biloks dalam molekul kita ubah tandanya. Kalau biloksnya positif (+) ubah tandanya menjadi negatif (-), kalau biloks negatif (-) ubah tandanya menjadi positif (+).
K memiliki biloks +1. ubah tandanya menjadi -1
O memiliki biloks -2, ubah tandanya menjadi +2. Kemudian kalikan dengan indeks O, 4 x (+2) = +8
Kemudian jumlahkan semua biloksnya:
-1 + 8 = +7.
Contoh 2:
Tentukan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7.
Jawab:
biloks K = +1 menjadi -1. 2 biloks K = -2
biloks O = -2 menjadi +2. 7 biloks O = +14
jumlahkan semua biloks:
-2 + 14 = +12
karena ada 2 Cr maka untuk 1 Cr adalah +6.
Contoh 3:
Tentukan biloks S dalam SO42-.
Jawab:
Biloks O = -2 menjadi +2. 4 biloks O = +8
jumlahkan dengan muatannya:
-2 + 8 = +6
Dengan cara mengubah tanda biloks seperti ini akan memudahkan kita dalam menyelesaikan soal penentuan biloks tanpa mencakar di atas kertas (mencongak). Setiap kita menentukan biloks, kita hanya perlu mengubah tandanya kemudian menjumlahkan semua biloks. Metode ini saya ajarkan kepada siswa yang mengikuti lomba cepat tepat kimia. Jika kita sudah menguasai metode ini, dengan cepat kita bisa menentukan biloks suatu unsur.

Cara cepat menghitung biloks ini sangat berguna dalam menyetarakan reaksi redoks di Kelas XII.
Baca juga cara mudah menyetarakan reaksi redoks

SOAL LOMBA CEPAT TEPAT KIMIA (LCTK) P.KIMIA UHO

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Untuk mendownload soal LCTK silakan klik link di bawah ini.


Baca juga soal dan pembahasan LCTK tahun 2019 berikut:

Rabu, 31 Agustus 2016

Kumpulan Soal-soal Olimpiade Sains Nasional Bidang Kimia

Olimpiade Sains Nasional adalah ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SDSMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan karenanya adalah siswa-siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.
Hasil gambar untuk logo osn terbaru
Olimpiade Sains Nasional diadakan sekali dalam satu tahun di kota yang berbeda-beda. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade-olimpiade tingkat internasional.
Untuk jenjang SMA: Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, dan pada tahun 2008 ditambahkan bidang baru yaitu Kebumian. Lalu pada tahun 2013 ditambahkan bidang baru yaitu Geografi. Jadi total dipertandingkan 9 bidang mata pelajaran.
Berikut ini adalah Soal-soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten:
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2016
Soal dan Pembahasan Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2015
Soal Olimpiade Kimis Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2013
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2012b
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2012a
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2012c
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2011
Berikut ini adalah soal-soal olimpiade kimia tingkat provinsi
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2015
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2014
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2013
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2012
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2011
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2010
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2008
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2006
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2005
Berikut ini adalah soal-soal olimpiade kimia tingkat nasional
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Nasional Tahun 2016
Soal Praktikum Olimpiade Kimia Tingkat Nasional Tahun 2016
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Nasional Tahun 2015
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Nasional Tahun 2013
Soal Olimpiade Kimia Tingkat Nasional Tahun 2012

Featured Post

Simulator Hidrolisis Garam: Praktikum Virtual Uji Lakmus

Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa larutan garam dapur (NaCl) rasanya asin tapi tidak berbahaya bagi kulit, sedangkan larutan pe...