Jumat, 17 Mei 2019

Cara Cepat (Metode Mencongak) Menghitung Jumlah Partikel, volume STP dan massa zat pada soal LCTK UHO

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo (UHO). LCTK masuk dalam bagian kegiatan tahunan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diikuti oleh siswa-siswa SMA, SMK, MA sederajat se-SULTRA. LCTK adalah lomba beregu yang tiap regu terdiri dari 3 orang siswa. Tiap-tiap sekolah yang berpartisipasi dalam LCTK maksimal mengirimkan 3 regu. 

LCTK terdiri dari 3 putaran. Putaran 1 dan putaran 2 terdiri dari 4 soal dengan durasi menjawab soal adalah 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal hafalan/pemahaman. Putaran 3 adalah soal rebutan yang terdiri dari 8 soal. Pada soal putaran 3 inilah yang sering menjadi penentu kemenengan tim. Bagaimana tidak, pada putaran 3 semua tim berhak menjawab soal. Tim yang memencet bel paling cepat dan menjawab dengan benar akan mendapat poin 100. Dan apabila jawaban salah akan mendapat poin -100. Apabila ke-8 soal rebutan bisa dijawab dengan benar oleh satu tim, tim tersebut akan mendapat poin 800 yang tentu akan mendongkrak perolehan poin dan mungkin akan menjadi penentu kemenangan tim. Nah, mungkinkah untuk menjawab semua soal rebutan dengan cepat dan tepat? Insya Allah bisa...
Bagaimana caranya? Apakah ada trik yang bisa digunakan yang bisa membantu untuk menjawab soal dengan cepat.

Ada satu metode/trik yang biasa saya ajarkan kepada siswa saya yang akan mengikuti LCTK. Trik ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Dibutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi dari siswa jika ingin menggunakan trik ini. Dengan trik ini siswa dilatih untuk menjawab soal tanpa mencakar di atas kertas, tapi dengan mencongak (tanpa mencakar di atas kertas). Ketika siswa sudah terlatih menggunakan metode mencongak, maka hal itu akan membantu dalam menjawab soal pada putaran 3 atau babak rebutan LCTK.


Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menjawab dengan mencongak? Berikut penjelasannya.....

Pada artikel kali ini, saya akan membahas trik menjawab soal yang paling sering muncul dalam babak rebutan yaitu soal mencari jumlah partikel, volume pada STP dan massa suatu zat. Untuk soal-soal lainnya insya Allah saya akan bahas pada artikel-artikel berikutnya.

BAGAIMANA CARA MENJAWAB SOAL MENCARI JUMLAH PARTIKEL, VOLUME PADA STP DAN MASSA SUATU DENGAN MENCONGAK????

http://example.com/sitemap_location.xml

Kunci dalam soal mencari jumlah partikel, volume pada STP dan massa suatu zat adalah membuat perbandingan-perbandingan pada tetapan volume molar pada STP dan tetapan Avogadro. Berikut perbandingan-perbandingan yang perlu dihafalkan.

Pada keadaan STP, 1 mol zat memiliki volume 22,4 liter. Kita harus membuat perbandingan untuk 2 mol, 3 mol, 4 mol, 1/2 mol, dan seterusnya.

4 mol = 89,6 liter
3 mol = 67,2 liter
2 mol = 44,8 liter
3/2 mol = 33,6 liter
1 mol = 22,4 liter
1/2 mol = 11,2 liter
1/4 mol = 5,6 liter
1/8 mol = 2,8 liter
1/16 mol = 1,4 liter

Kemudian untuk jumlah partikel, bilangan Avogadro yang dipakai pada soal LCTK adalah 6 x 1023. Kita juga harus membuat perbandingan untuk 2 mol, 3 mol, 4 mol, 1/2 mol, dan seterusnya.

4 mol = 2,4 x 1024 partikel
3 mol = 1,8 x 1024 partikel
2 mol = 1,2 x 1024 partikel
3/2 mol = 9 x 1023 partikel
1 mol = x 1023 partikel
1/2 mol = 3 x 1023 partikel
1/4 mol = 1,5 x 1023 partikel
1/8 mol = 7,5 x 1022 partikel
1/16 mol = 3,75 x 1022 partikel

Perbandingan-perbandingan di atas wajib dihafalkan oleh peserta LCTK jika ingin dengan cepat menjawab soal mencari jumlah partikel, volume pada STP dan massa suatu zat pada soal babak rebutan. Sekarang mari kita aplikasikan pada soal-soal berikut ini.

SOAL 1
Berapa jumlah molekul dari 2,8 liter gas Hpada keadaan STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat 2,8 liter pada STP adalah 1/8 mol. Sehingga jumlah molekulnya untuk 1/8 mol adalah 7,5 x 1022 molekul gas H2.

SOAL 2
Berapa jumlah molekul dari 28 liter gas Hpada keadaan STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat tidak ada volume 28 liter pada STP, yang ada hanya 2,8 liter yaitu 1/8 mol. Sehingga untuk 28 liter pada STP jumlah molnya adalah 10/8 mol. Maka jumlah molekulnya untuk 10/8 mol adalah 7,5 x 1023 molekul gas H2.

SOAL 3
Berapa jumlah molekul dari 0,28 liter gas Hpada keadaan STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat tidak ada volume 0,28 liter pada STP, yang ada hanya 2,8 liter yaitu 1/8 mol. Sehingga untuk 28 liter pada STP jumlah molnya adalah 1/80 mol. Maka jumlah molekulnya untuk 1/80 mol adalah 7,5 x 1021 molekul gas H2.

SOAL 4
Berapa volume dari 9 x 1023 molekul gas CO2 pada STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat untuk 9 x 1023 molekul adalah 3/2 mol. Sehingga volume gas CO2 untuk 3/2 mol adalah 33,6 liter.

SOAL 5
Berapa volume dari 9 x 1022 molekul gas CO2 pada STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat tidak ada jumlah molekul untuk 9 x 1022 yang ada hanya 9 x 1023 molekul yaitu 3/2 mol. Sehingga untuk 9 x 1022 molekul jumlah molnya adalah 3/20 mol. Sehingga volume gas CO2 untuk 3/20 mol adalah 3,36 liter.

SOAL 6
Berapa volume dari 9 x 1024 molekul gas CO2 pada STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat tidak ada jumlah molekul untuk 9 x 1024 yang ada hanya 9 x 1023 molekul yaitu 3/2 mol. Sehingga untuk 9 x 1024 molekul jumlah molnya adalah 30/2 mol. Sehingga volume gas CO2 untuk 30/2 mol adalah 336 liter.

Bagaimana adik-adik? Mudah bukan? Jika kalian terus berlatih maka pada saat lomba kalian akan mengetahui jawaban dari soal bahkan sesaat setelah soal dibacakan.

Lalu bagaimana dengan soal untuk mencari massa?
Untuk soal mencari massa, tentu hal ini akan membutuhkan data Mr dari suatu senyawa. Oleh karena itu, kalian wajib menghafal Mr dari senyawa yang sering muncul pada soal LCTK. Berikut Mr dari beberapa senyawa yang sering muncul pada soal LCTK.

Mr H2O = 18 gram/mol
Mr CO2 = 44 gram/mol
Mr C3H8 = 44 gram/mol
Mr CO(NH2)2 = 60 gram/mol
Mr CH3COOH = 60 gram/mol
Mr CaCO3 = 100 gram/mol
Mr Fe2O3 = 160 gram/mol
Mr C6H12O6 = 180 gram/mol
Mr C12H22O11 = 342 gram/mol

Sekarang..mari kita aplikasikan pada soal-soal berikut ini...

SOAL 1
Berapa massa dari 11,2 liter gas CO2 pada STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat, volume gas 11,2 liter pada STP adalah 1/2 mol. Sehingga massa CO2 adalah 1/2 dari Mrnya yaitu 1/2 dari 44 adalah 22 gram.

SOAL 2
Berapa massa dari 1,12 liter gas CO2 pada STP?
JAWAB:
Pada perbandingan yang telah kita buat, tidak ada volume 1,12 liter. Yang ada hanya volume gas 11,2 liter pada STP yaitu 1/2 mol. Sehingga untuk 1,12 liter jumlah molnya adalah 1/20 mol. Maka massa CO2 adalah 1/20 dari Mrnya yaitu 1/20 dari 44 adalah 2,2 gram.

Untuk soal mencari massa senyawa yang lain nanti latihan sendiri ya..semoga adik-adik yang punya keinginan ikut LCTK bisa mahir menjawab soal dengan mencongak. Kalian pasti bisa...!!! Kuncinya adalah latihan dengan konsisten.

Rabu, 15 Mei 2019

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU D BABAK II LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu D tahun 2019.

1. Apa nama dari senyawa kompleks Li[Al(OH)4]?
Jawab:

[Al(OH)4]- adalah anion kompleks sehingga nama senyawa kompleks Na3[CoCl6] adalah litium tetrahidroksoaluminat(III).

2. Berapa mL volume H2O yang harus ditambahkan ke dalam 50 mL H2SO4 49% (p H2SO4 = 1,3 gram/mL) agar diperoleh larutan H2SO4 0,5 M?
Jawab:

M H2SO4 mula-mula = (p x 10 x %)/Mr = (1,3 x 10 x 49)/98 = 6,5 M

M H2SO4 setelah diencerkan dengan air dapat dicari menggunakan rumus:
M1 x V1 = M2 x V2
6,5 M x 50 mL = 0,5 M x V2
V2 = 650 mL

Jadi volume air yang harus ditambahkan = 650 mL - 50 mL = 600 mL

3. Diketahui ᐃHfo CS2 = -115 kJ/mol, ᐃHfo CO2 = -394 kJ/mol dan ᐃHfo SO2 = -297 kJ/mol, hitung berapa kJ kalor pembakaran  3,8 gram CS2! (Ar C =12, Ar S = 32)
Jawab:

Reaksi pembakaran CH4 sebagai berikut:
CS2(g) + 3O2(g) → CO2(g) + 2SO2(g) 

ᐃHco CS2 = (ᐃHfo CO2 + 2 x ᐃHfo SO2) - ᐃHfo CS2 
ᐃHco CS2 = (-394 kJ/mol + 2 x -297 kJ/mol) - (-115 kJ/mol) 
ᐃHco CS2 = (-988 kJ/mol) + 115 kJ/mol
ᐃHco CS2 = -873 kJ/mol

CS2 = massa/Mr = 3,8 gram / 76 gram/mol = 0,05 mol

q = -(n x ᐃHco CS2)= -(0,05 mol x -873 kJ/mol) = 43,65 kJ

4. Berapa mL volume  n H2C2O4 H2C2O4 0,02 M yang harus direaksikan dengan 50 mL KMnO4 0,02 M untuk menghasilkan gas CO2 dan ion Mn2+?
Jawab:

n KMnO4 = M x V = 0,02 M x 50 mL = 1 mmol

Reaksi setara antara ion C2O42- dengan MnO4- :
5C2O42-  + 2MnO4- + 16H+ → 10CO2 + 5Mn2+ + 8H2O

n H2C2O4 = (5/2) x n  KMnO4 = 5/2 x 1 mmol = 2,5 mmol
V H2C2O4 = n H2C2O4 / M H2C2O4 = 2,5 mmol / 0,02 M = 125 mL

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU C BABAK II LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu C tahun 2019.

1. Apa nama dari senyawa kompleks Na3[CoCl6]?
Jawab:

[CoCl6]3- adalah anion kompleks sehingga nama senyawa kompleks Na3[CoCl6] adalah natrium heksaklorokobaltat(III).

2. Berapa mL volume larutan NaOH 0,01 M yang harus direaksikan dengan 40 mL CH3COOH 0,015 M (Ka CH3COOH = 1 x 10-5 agar pH larutan menjadi 5 + log 5?
Jawab:

Reaksi antara basa kuat NaOH dengan asam lemah CH3COOH menghasilkan larutan yang memiliki pH = 5 + log 5 atau pH asam. Sehingga yang habis bereaksi adalah basa kuat NaOH dan menghasilkan larutan penyangga asam.

misal: volume NaOH = p mL, maka:
mol NaOH = M x V = 0,01 M x p mL = 0,01p mmol
mol CH3COOH = M x V = 0,015 M x 40 mL = 0,6 mmol

                  CH3COOH       +      NaOH           →      CH3COONa      +      H2O
mula-mula:  0,6 mmol                  0,01p mmol
reaksi:        -0,01p mmol             -0,01p mmol            +0,01p mmol           +0,01p mmol
sisa             (0,6-0,01p) mmol            -                       +0,01p mmol           +0,01p mmol

pH = 5 + log 5 = 5 - log(1/5) = 5 - log 0,2 = 6 - log 2, maka [H+] = 2 x 10-6 M

[H+] = Kb x (mol basa sisa/mol asam konjugasi)
2 x 10-6 M = 1 x 10-5 M (0,6-0,01p)/0,01p
0,002p = 0,6 - 0,01p
0,012p = 0,6
p = 50 mL

Jadi volume NH4OH = 50 mL

3. Diketahui ᐃHco CH4 = -18 kkal/mol, ᐃHfo CO2 = -94 kkal/mol dan ᐃHfo H2O = -68 kkal/mol, hitung berapa kkal/mol entalpi pembentukan CH4!
Jawab:

Reaksi pembakaran CH4 sebagai berikut:
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + H2O(g)                   ᐃHco -18 kkal/mol

ᐃHco CH4 = (ᐃHfo CO2 + 2 x ᐃHfo H2O) - ᐃHfo CH4 
-18 kkal/mol = (-94 kkal/mol + 2 x -68 kkal/mol) - ᐃHfo CH4 
-18 kkal/mol = (-230 kkal/mol) - ᐃHfo CH4 
ᐃHfo CH4 = -230 kkal/mol + 18 kkal/mol = -212 kkal/mol

4. Berapa gram H2S yang tepat bereaksi dengan 15,8 gram KMnO4 untuk menghasilkan K2SO4 dan MnO2 (Ar H = 1, K = 39, Mn = 55, O = 16, S = 32)?
Jawab:

Mr KMnO4 = Ar K + Ar Mn + (4 x Ar O) = 39 + 55 + (4 x 16) = 158 gram/mol
n KMnO4 = massa/Mr = 15,8 gram / 158 gram/mol = 0,1 mol

Reaksi setara antara H2S dengan KMnO4 :
3H2S + 8KMnO4 + 2H+ → 3K2SO4 + 8MnO2 + 4H2O

massa H2S = (3/8) x n  KMnO4 x Mr H2S = (3/8) x 0,1 mol x 34 gram/mol = 1,275 gram

Selasa, 14 Mei 2019

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU B BABAK II LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu B tahun 2019.

1. Apa nama senyawa kompleks dari [Fe(NH3)6]Cl3?
Jawab:

[Fe(NH3)6]3+ adalah kation kompleks dengan Fe sebagai atom pusat yang berikatan dengan 6 ligan NH3. Nama senyawa kompleks [Fe(NH3)6]Cl3 adalah heksaaminaferum(III) klorida.

2. Sebanyak 40 mL larutan NaOH 0,1 M direaksikan dengan 60 mL HCl 0,05 M. Berapa mL volume H2SO4 0,05 M yang dibutuhkan untuk menetralkan campuran tersebut?
Jawab:

n NaOH = M x V = 0,1 M x 40 mL = 4 mmol
n HCl = M x V = 0,05 M x 60 mL = 3 mmol

mol NaOH sisa = 4 mmol - 3 mmol = 1 mmol
sehingga campuran bersifat basa, maka volume H2SO4 0,05 M yang dibutuhkan untuk menetralkan campuran tersebut adalah:
M H2SO4 x V H2SO4 x valensi = mmol NaOH x valensi
0,05 M x V H2SO4 x 2 = 1 mmol x 1
0,1 M x V H2SO4 = 1 mmol
V H2SO4 = 10 mL

3. Diketahui energi sublimasi grafit (C) = +724 kJ/mol, EI (H-H) = +436 kJ/mol, dan ᐃHfo CH4 = -76 kJ/mol. Hitung berapa kJ/mol energi ikatan rata-rata C-H!
Jawab:

Reaksi pembentukan CH4 yaitu:
C(s) + 2H2(g)  → CH4(g) ᐃHfo = -76 kJ/mol

ᐃHfo CH4 = [ᐃHsublimasi C + 2 x EI(H-H)] - [4 x EI(C-H)]
-76 kJ/mol = [+724 kJ/mol + 2 x (+436 kJ/mol)] - [4 x EI(C-H)]
-76 kJ/mol = [+724 kJ/mol + 872 kJ/mol)] - [4 x EI(C-H)]
-76 kJ/mol = [+1596 kJ/mol)] - [4 x EI(C-H)]
4 x EI(C-H) = +1596 kJ/mol + 76 kJ/mol
4 x EI(C-H) = +1672 kJ/mol
EI(C-H) = +418 kJ/mol

4. Hitung berapa mL V H2C2O4 0,05 M yang tepat bereaksi dengan 100 mL KMnO4 0,04 M untuk menghasilkan CO2 dan Mn2+?
Jawab:

Reaksi setara:
2KMnO4 + 5H2C2O4 + 3H2SO4 = 2MnSO4 + 10CO2 + 8H2O + K2SO4

mol H2C2O4 = 5/2 x mol KMnO4
0,05 M x V H2C2O4 = 5/2 x  0,04 M x 100 mL
0,05 M x V H2C2O4 = 10 mmol
V H2C2O4 = 200 mL

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU A BABAK II LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu A tahun 2019.

1. Apa nama senyawa kompleks dari K4[CuF6]?
Jawab:

Senyawa kompleks [CuF6]4- adalah anion kompleks sehingga akhiran -um pada atom pusatnya diganti -at. Sehingga nama senyawa kompleksnya adalah kalium heksafluorokuprat(II).

2. Berapa pH larutan jika 60 mL NaOH 0,01 M direaksikan dengan 40 mL CH3COOH 0,015 M (Ka CH3COOH = 1,5x10-5)?
Jawab:

n NaOH = M x V = 0,01 M x 60 mL = 0,6 mmol
n CH3COOH = M x V = 0,015 M x 40 mL = 0,6 mmol

                 CH3COOH    +   NaOH      →    CH3COONa    +    H2O
mula-mula:  0,6 mmol          0,6 mmol
reaksi:        -0,6 mmol         -0,6 mmol          +0,6 mmol           +0,6 mmol
sisa                    -                      -                 +0,6 mmol           +0,6 mmol

asam lemah CH3COOH dan basa kuat NaOH habis bereaksi, untuk mencari pH nya menggunakan hidrolisis garam.

[CH3COO-] = mol CH3COO- / Vtotal = 0,6 mmol / 100 mL = 0,006 M = 6x10-3 M







3. Diketahui ᐃHfo H2O = -242 kJ/mol, EI (H-H) = +436 kJ/mol dan EI (O=O) = +500 kJ/mol, hitung berapa kJ/mol energi ikatan O-H dalam air!
Jawab:

H-H  +  1/2 O=O  →  H-O-H   ᐃHfo = -242 kJ/mol

ᐃHfo H2O = [EI (H-H) + 1/2 x EI (O=O)] - [2 x EI (O-H)]
-242 kJ/mol = [+436 kJ/mol + 1/2(+500)] - [2 x EI (O-H)]
-242 kJ/mol = +686 kJ/mol - [2 x EI (O-H)]
2 x EI (O-H) = +686 kJ/mol + 242 kJ/mol = +928 kJ/mol
EI (O-H) = +464 kJ/mol


Senin, 13 Mei 2019

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU D BABAK I LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu D tahun 2019.

1. Apa nama senyawa kompleks Ca[Ni(CN)4] !
Jawab:

[Ni(CN)4]2- merupakan senyawa kompleks yang bermuatan negatif (anion kompleks) dengan atom pusat adalah Ni dan berikatan dengan ligan CN sebanyak 4. Dalam tata nama senyawa kompleks, ligan disebut terlebih dahulu dengan mendahulukan penyebutan jumlah ligan. Ligan CN disebut siano dan jumlahnya 4 atau tetra. Setelah jumlah dan nama ligan, lalu disebut nama atom pusat disertai dengan biloks atom pusat. Untuk senyawa anion kompleks, kata -um atau -ium pada atom pusat diganti -at. Atom pusat Ni (nikel) disebut nikelat dan biloksnya adalah 2. Jadi nama senyawa kompleks Ca[Ni(CN)4] adalah kalsium tetrasianonikelat(II).

2. Berapa ml NH4OH 0,05 M yang harus direaksikan dengan 100 ml HCl 0,05 M agar pH campuran menjadi 9. Diketahui nilai Kb NH4OH = 2 x 10-5.
Jawab:

Ketika larutan basa lemah (NH4OH) direaksikan dengan asam kuat (HCl) pH larutan menjadi 9 yang berarti pH basa. Sehingga yang habis bereaksi adalah asam kuat dan terbentuk larutan penyangga basa.

misal: volume NH4OH = p mL, maka mol NH4OH = M x V = 0,05 M xp mL = 0,05p mmol
mol HCl = M x V = 0,05 M x 100 mL = 5 mmol
           
                  NH4OH       +      HCl            →    NH4Cl      +      H2O
mula-mula:   0,05p mmol         5 mmol                -                        -
reaksi:          -5 mmol             -5 mmol            +5 mmol            +5 mmol
sisa:             (0,05p-5) mmol          -                +5 mmol            +5 mmol

pH = 9, maka [OH-] = 1 x 10-5 M

[OH-] = Kb x (mol basa sisa/mol asam konjugasi)
1 x 10-5 M = 2 x 10-5 M (0,05p-5)/5
5 = 0,1p - 10
15 = 0,1p
p = 150 mL

Jadi volume NH4OH = 150 mL

3. Berapa liter volume gas NO2 yang dihasilkan pada pembakaran 7 gram gas N2 jika pada keadaan yang sama 6 liter gas Omassanya 8 gram.
Jawab:

n gas N2 = massa N2/Mr N2 = 7 gram / 28 gram/mol = 0,25 mol
n gas O2 = massa N2/Mr N2 = 8 gram / 32 gram/mol = 0,25 mol

(n gas N2 / V n gas N2) = (n gas O2 / V n gas O2)
(0,25 / V n gas N2) = (0,25 / 6 liter)
V n gas N2 = 6 liter

Reaksi pembakaran N2 yaitu:
N2 + 2O2 → 2NO2

Volume NO2 = (koefisien NO2 / koefisien N2) x V N2 = (2/1) x 6 liter = 12 liter

4. Persamaan laju untuk reaksi gas A → 3B adalah r = 50x[A]. Jika dalam wadah 1 liter, mula-mula terdapat 0,04 mol gas A, tentukan berapa M/sekon laju reaksi ketika gas A terurai sebanyak 75%.
Jawab:

[A] mula-mula = 0,04 mol / 1 liter = 0,04 M
[A] yang terurai = 75% x 0,04 M = 0,03 M

                     2A        →      3B
mula-mula:   0,04 M
reaksi:          - 0,03 M          +0,045 M
sisa:              0,01 M            0,045 M

r = 50 x [A] = 50 x (0,01) = 0,5 M/sekon.

SOAL DAN PEMBAHASAN SEMI FINAL PUTARAN 1 REGU C BABAK I LCTK UHO 2019

Lomba Cepat Tepat Kimia (LCTK) adalah lomba cepat tepat mata pelajaran kimia tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat . LCTK merupakan salah satu bagian dari sekian item kegiatan Gebyar Inovasi Kimia (GIK) yang diadakan tiap tahun oleh Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Bagi sekolah yang mengikuti kegiatan ini berhak mengirimkan 1-3 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang dimana 1 diantaranya bertindak sebagai juru bicara.

Setiap babak dalam LCTK terdiri dari 3 putaran dan durasi waktu yang diberikan untuk menjawab tiap soal adalah 1 menit atau 60 detik untuk soal hitungan dan 40 detik untuk soal pemahaman (bukan hitungan). Berikut soal semi final LCTK putaran 1 untuk regu C tahun 2019.

1. Apa nama senyawa kompleks (NH4)2[CuBr4] !
Jawab:

[CuBr4]2- merupakan senyawa kompleks yang bermuatan negatif (anion kompleks) dengan atom pusat adalah Cu dan berikatan dengan ligan Br sebanyak 4. Dalam tata nama senyawa kompleks, ligan disebut terlebih dahulu dengan mendahulukan penyebutan jumlah ligan. Ligan Br disebut aqua dan jumlahnya 4 atau tetra. Setelah jumlah dan nama ligan, lalu disebut nama atom pusat disertai dengan biloks atom pusat. Untuk senyawa anion kompleks, kata -um atau -ium pada atom pusat diganti -at. Atom pusat Cu (kuprum) disebut kuprat dan biloksnya adalah 2. Jadi nama senyawa kompleks (NH4)2[CuBr4] adalah amonium tetrabromokuprat(II).

2. Sebanyak 50 ml NH4OH direaksikan dengan 50 ml HCl 0,04 M, sehingga pH campuran menjadi 9. Jika Kb NH4OH = 2 x 10-5. Tentukan berapa molar konsentrasi NH4OH!
Jawab:

Ketika larutan basa lemah (NH4OH) direaksikan dengan asam kuat (HCl) pH larutan menjadi 9 yang berarti pH basa. Sehingga yang habis bereaksi adalah asam kuat dan terbentuk larutan penyangga basa.

misal: konsentrasi NH4OH = p M, maka mol NH4OH = M x V = p M x 50 mL = 50p mmol
mol HCl = M x V = 0,04 M x 50 mL = 2 mmol
             
                  NH4OH       +      HCl            →    NH4Cl      +      H2O
mula-mula:   50p mmol           2 mmol                -                        -
reaksi:          -2 mmol             -2 mmol            +2 mmol            +2 mmol
sisa:             (50p-2) mmol          -                   +2 mmol            +2 mmol

pH = 9, maka [OH-] = 1 x 10-5 M

[OH-] = Kb x (mol basa sisa/mol asam konjugasi)
1 x 10-5 M = 2 x 10-5 M (50p-2)/2
1 = 50p - 2
3 = 50p
p = 0,06 M

Jadi konsentrasi NH4OH = 0,06 M

3. Pada suhu dan tekanan tertentu, 5,6 liter gas N2 memiliki massa 7 gram. Pada keadaan yang sama 4,48 liter gas X2 massanya 7,6 gram. Tentukan Ar X!
Jawab:

n gas N2 = massa N2/Mr N2 = 7 gram / 28 gram/mol = 0,25 mol

(n gas N2 / V n gas N2) = (n gas X2 / V n gas X2)
(0,25 / 5,6 liter) = (n gas X2 / 4,48 liter)
n gas X2 = 0,2 mol

Mr gas XO2 = 7,6 gram / 0,2 mol = 38 gram/mol
Ar X = 38 gram/mol / 2 = 19 gram/mol

4. Persamaan laju untuk reaksi gas 2A → 3B adalah r = 25x[A]2. Jika dalam wadah 1 liter, mula-mula terdapat 0,05 mol gas A, tentukan berapa M/sekon laju reaksi jika terbentuk 0,045 mol gas B.
Jawab:

[A] mula-mula = 0,05 mol / 1 liter = 0,05 M
[B] yang terbentuk = 0,045 mol / 1 liter = 0,045 M

                     2A        →      3B
mula-mula:   0,05 M
reaksi:          - 0,03 M          +0,045 M
sisa:              0,02 M            + 0,045 M

r = 25 x [A]2 = 25 x (0,02)2 = 25 x 0,0004 = 0,01 M/sekon.

Featured Post

Simulator Hidrolisis Garam: Praktikum Virtual Uji Lakmus

Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa larutan garam dapur (NaCl) rasanya asin tapi tidak berbahaya bagi kulit, sedangkan larutan pe...